MEJA13 - Alergi merupakan penyakit yang lumrah dialami oleh seorang manusia. Tapi apa jadinya jika alergi terhadap berbagai macam hal? Itulah yang terjadi pada seorang wanita malang bernama Johanna Watkins.
Johanna bertemu dengan suaminya, Scott lima tahun lalu saat mengajar di Hope Academy, Minneapolis, Minnesota. Mereka pun menikah pada 2013.
Sayangnya, dua tahun pasca pernikahan mereka, Johanna didiagnosa dengan berbagai macam alergi yang ada di kehidupan sehari-harinya.
Pada 2015, dokter mendiagnosa wanita berusia 29 tahun itu dengan Mast Cell Activation Syndrome (MCAS).
Alergi bawaan dari genetik itu membuat tubuh Johanna dalam mode "terserang" (kesulitan bernafas dan kesakitan parah).
Penyakit langka ini baru saja ditemukan pada 8 tahun lalu, sehingga dokter masih kesulitan dalam mengobatinya.
Akibat penyakitnya, Johanna hanya bisa mengkonsumsi 15 jenis makanan termasuk cabai, wortel dan timun organik yang telah dikupas. Keadaan semakin memburuk saat Scott yang pulang bekerja dan telah membersihkan dirinya mendekati Johanna.
Namun istrinya itu mulai merasakan alergi dan terpaksa membuat mereka tidur di kamar yang berbeda.
Setelah beberapa kejadian buruk, rumah mereka sempat kebanjiran dan tak dapat ditempati. Kini Johanna dan Scott tinggal di rumah temannya. Johanna menempati kamar khusus yang sudah di sterilisasi, sementara yang lain menempati kamar terpisah.
Bahkan temannya itu harus meminjam dapur tetangga untuk memasak karena Johanna juga alergi terhadap asap dapur.
Hidup Johanna kini benar-benar terisolasi dan hanya bisa berkomunikasi dengan pihak luar melalui Skype. Kini Johanna tengah menjalani serangkaian pengobatan termasuk kemoterapi.
Sementara Scott berusaha menyewa rumah baru yang bisa ia tempati bersama sang istri agar berhenti menyusahkan rekan-rekannya lagi.
Link Alternatif :
- www.bintangcapsa.com
- www.meja13.net
- www.capsa168.com


No comments:
Post a Comment