Friday, March 31, 2017

Kisah Bule Cantik Rusia Nikah dengan Penambang Miskin Tak Punya Rumah


Akhir pekan lalu seorang pria penambang menikahi kekasihnya yang merupakan seorang bule cantik asal Rusia.

Pernikahan antara Chen Jingyang dan Sophia itu dilakukan secara sederhana di sebuah hotel di kawasan Heihe, Heilongjiang, Tiongkok.

Dilansir dari Shanghaiist, Sophia menetap di Tiongkok sejak lima tahun lalu saat berkuliah. Saat menjadi mahasiswi itulah dia sangat tertarik dengan kebudayaan Tiongkok dan enggan kembali ke negaranya. Wanita 22 tahun itu pun mulai bekerja di sana.

Di pertengahan 2016, Sophia bertemu dengan Chen yang bekerja sebagai penambang. Keduanya banyak menghabiskan waktu untuk chatting melalui WeChat.

Karena merasa cocok, mereka berpacaran dan Sophia nekat menemui Chen di penambangan batu bara.

Sejak saat itu, bule cantik ini memilih keluar dari kantornya dan tinggal di rumah penambang yang kumuh. Meski demikian, ia mengaku bahagia. Keduanya pun memutuskan untuk menikah meski tak memiliki rumah atau pun mobil.

"Aku yakin jika cinta adalah hal yang paling penting. Kami hanya perlu bekerja keras dan aku yakin nanti kita bisa punya rumah dan mobil," ungkap Sophia.

Sementara itu, Chen sendiri telah keluar dari penambangan dan berencana untuk memulai bisnis bersama di Rusia.

Kisah ini pun tentu berbeda dari cerita pernikahan dua negara yang kerap ada di Tiongkok.

Pasalnya, para bule biasanya hanya mau menikah dengan pebisnis Tiongkok yang kaya raya dan memiliki harta melimpah. Bagaimana menurut kalian?







AGEN CAPSA

BANDAR CAPSA

- CAPSA ONLINE

Thursday, March 23, 2017

Gregetan Main Game 'LOL', Pria Ini Nekat Hantam Kepala ke Komputer


MEJA13    Game online memang menjadi sebuah hobi yang seru dan digandrungi oleh berbagai usia. Namun baru-baru ini netizen Tiongkok dibuat heran dengan aksi nekat seorang pria pecandu game.

Bagaimana tidak, pria yang tak disebutkan namanya itu menghantamkan kepalanya ke layar komputer.

Dilansir dari Shanghaiiist, tampaknya pria itu terlalu gregetan dengan lawan mainnya saat melakukan pertandingan.

Pria yang sedang bermain game "League of Legends" atau "LOL" itu pun langsung menghantamkan kepalanya di komputer layar datar yang dipakainya.

Layar komputer milik warung internet itu langsung hancur berlubang dan kepalanya tembus di bagian belakang.

Pria itu pun sempat tak bisa bergerak sebelum akhirnya pengunjung dan penjaga warnet lain melihat kondisinya. Bahkan ada beberapa pengunjung yang sempat mengabadikan momen ini.

Setelah beberapa saat, akhirnya kepala pria yang tersangkut di layar pun berhasil dilepaskan. Kondisi kepalanya terlihat baik-baik saja meski mengalami sedikit lecet di beberapa bagian.

Hanya saja layar komputer game nahas itu berlubang dan tak bisa dipakai lagi.

Foto-foto kejadian ini pun menjadi viral setelah di posting di media sosial. Rupanya peristiwa itu terjadi pada pekan lalu di sebuah warnet daerah Lanzhou, Tiongkok.

Saat dikonfirmasi oleh media lokal, pengelola warnet pun membenarkan kejadian itu. Namun mereka mengaku telah membuang layar komputernya.





AGEN CAPSA

BANDAR CAPSA

- CAPSA ONLINE

Tuesday, March 21, 2017

Konyol, Kota Ini Gunakan Pemindai Wajah Cegah Pencurian Tisu Toilet


MEJA13     Untuk mencegah kejahatan pencurian tisu toilet, sebuah toilet umum di Beijing dipasangi sebuah alat pendeteksi wajah canggih. Alat itu dipasang di setiap pintu masuk toilet umum di Temple of Heaven, Beijing, Tiongkok.

Dilansir dari Shanghaiist, beberapa waktu lalu sebuah media Beijing mengungkap adanya penghamburan tisu toilet sebanyak 30 gulungan setiap harinya di Temple of Heaven.

Karena alasan itulah, pemerintah memasang pemindai wajah di dalam lokasi tersebut.

Alat itu sengaja dipasang untuk menghindari tangan usil pengunjung yang sengaja mengambil banyak tisu untuk dipakai kepentingan lain.

Sehingga kini para pengunjung harus memperlihatkan wajahnya sebelum mendapat tisu sepanjang 60 sentimeter.

Para pengunjung pun harus rela melepas topi dan kacamatanya selama 3 detik sebelum mendapat gulungan tisu itu.

Alat ini akan mengingat wajah pengunjung dalam waktu tertentu dan tidak akan mengeluarkan tisu saat orang yang dikenali kembali dalam waktu delapan menit.

Alat ini akan diuji coba selama dua minggu kedepan. Namun alat ini justru menuai kritikan pedas dari para netizen pengguna Weibo. Mereka menilai jika tisu sepanjang 60 sentimeter itu tidaklah cukup.

Sementara yang lainnya menilai jika alat itu tak efektif.





Saturday, March 18, 2017

Derita Vitiligo, Gadis Cantik Ini Pede Bikin Gambar Peta di Tubuhnya


MEJA13    Ash Soto sudah didiagnosa menderita Vitiligo sejak ia berusia 12 tahun. Penyakit ini membuat kondisi kulit Ash kehilangan melanin atau pigmen yang menentukan warna kulit, rambut dan matanya. Namun penyakit itu tampaknya tak dijadikan sebagai beban hidupnya.

Dilansir dari Oddity Central, sejak didiagnosa dengan penyakit itu, Ash mengaku mendapat perubahan yang cukup besar di hidupnya.

Orang-orang memandangnya aneh dan juga mencibirnya. Meski ia mencoba untuk tegar, namun ia mengaku menjalani masa-masa mudanya dengan berat karena minder.

Setelah sempat mengalami depresi di usia belasan tahun, Ash pun akhirnya mencoba bangkit dengan dukungan dari keluarganya.

Dia berusaha menjadi dirinya sendiri dan mulai berani menggunakan pakaian pendek dan memperlihatkan keunikan kulitnya. Ia juga membuang jauh-jauh pikiran negatif dari otaknya.

Kini gadis 21 tahun itu justru terlihat pede memamerkan vitiligo di kulitnya yang merupakan bagian dari proyek "The Marker Chronicles".

Bercak warna di kulitnya bahkan ia gambari layaknya sebuah peta dunia. Foto-fotonya bahkan kerap menuai pujian saat diunggah melalui akun Instagram @radiantbambi miliknya.



"Aku masih ingat saat menulis bahwa aku cantik. Aku kuat dan aku sudah cukup baik dengan diriku sendiri di selembar kertas," kata Ash.

"Aku selalu mengatakan pada diriku sendiri bahwa aku tak harus mengikuti standar kecantikan orang lain karena aku memiliki keunikan sendiri."

"Kini proyek itu mengubah pandangan orang lain soal kekuranganku dan justru bisa membuatku terlihat lebih cantik," jelas Ash. "Kita dapat hidup dengan baik meskipun kita memiliki perbedaan sebagai sesuatu yang spesial dari kita...

Daripada memikirkannya sebagai kekurangan, akan lebih baik jika kita anggap itu sebagai sebuah kelebihan."





AGEN CAPSA

BANDAR CAPSA

- CAPSA ONLINE