Wednesday, December 14, 2016

KPAI: Usai Penikaman, Anak-anak SDN 1 Sabu Barat di NTT Tak Mau Sekolah

KPAI: Usai Penikaman, Anak-anak SDN 1 Sabu Barat di NTT Tak Mau Sekolah

Jakarta - Sehari usai peristiwa penikaman terjadi, siswa-siswi SD Negeri 1 Sabu Barat, Nusat Tenggara Timur (NTT), tak mau berangkat sekolah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) NTT mengabarkan mereka masih trauma.

"Menurut Bapak Kepala Sekolah Artur Rajapono, anak-anak sementara mengalami trauma yang sangat tinggi, baik anak-anak yang mengalami luka maupun yang tidak mengalami luka atau seluruh anak SDN 1 Sabu semuanya belum mau sekolah dan bahkan tidak ada yang mau ke sekolah pascakejadian ini," kata Ketua KPAID NTT Yerim Yos Fallo kepada cs_meja13, Rabu (13/12/2016).

KPAI: Usai Penikaman, Anak-anak SDN 1 Sabu Barat di NTT Tak Mau Sekolah

KPAI mengajak semua pihak membantu memulihkan mental anak-anak di lingkungan Sabu Raijua. Anak-anak harus masuk sekolah lagi dengan kondisi psikologis yang pulih.

"KPAI sedang mengusahakan agar segera ada ahli psikologi forensik turun untuk bertemu dengan para korban agar bisa mendapatkan pemulihan, agar bisa dapat dipulihkan," kata Yerim.

Yerim mengutip keterangan dokter menyampaikan kondisi ketujuh siswa semakin membaik meski masih tersisa trauma psikologis. Ada luka robek agak dalam pada leher salah seorang siswi yang menjadi korban. Namun beruntung, luka itu tidak sampai ke pembuluh darah, sehingga luka itu dapat diatasi dan semakin membaik.

"Semua adik-adik sudah saya temui dan semua dalam keadaan yang semakin membaik," kata Yerim.

Link Alternatif :

www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com


No comments:

Post a Comment