Wednesday, October 5, 2016

5,7 Ton Gula Rafinasi asal Malaysia Diamankan di Kapuas Hulu

5,7 Ton Gula Rafinasi asal Malaysia Diamankan di Kapuas Hulu


Jakarta - Jajaran Polres Kapuas Hulu mengamankan ratusan karung gula rafinasi asal Malaysia. Berdasarkan informasi dari masyarakat, penyelundupan 5.742 kg atau 5,7 ton gula ke sebuah gudang di kawasan Kapuas Hulu berhasil terbongkar.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Suhadi menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Rabu (5/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Tim menemukan 93 karung gula berukuran 50 kg dan 91 kantong gula berukuran 12 kg.

"Tim berhasil menemukan adanya gula pasir yang diduga berasal dari Malaysia sebanyak 5.742 kg. Tersangka dan barang bukti langsung diamankan di Mapolres Kapuas Hulu guna dilakukan proses lebih lanjut," kata Suhadi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (6/10/2016).

Selain tersangka dan ribuan kilogram gula, polisi juga menyita alat jahit karung dan 50 karung kososng yang siap diisi. Seluruh barang bukti tersebut kini berada di Mapolres Kapuas Hulu.

Suhadi menjelaskan, sepanjang sekitar 857 km, kawasan Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Malaysia. Di mana disepanjang garis Sempadan terdapat 52 jalan setapak yang dapat menghubungkan 30 Kampong di Malaysia.

"Kondisi ini jika tidak dikelola dengan baik akan berimplikasi terhadap kontiensi, oleh karenanya jika kita menginginkan adanya informasi yang akurat, maka tindakan yang dilakukan adalah menerima laporan dan membuat Laporan Polisi. Lakukan penangkapan terhadap Kapolresta Pontianak Kota," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyato mengaku prihatin. Sebab selain ilegal, penggunaan gula rafinasi justru merugikan, sebab gula tersebut diperuntukkan bagi home industry pembuatan makanan. 

"Padahal kalau kita mau jujur gula rafinasi dari Negeri Jiran ini, harganya lebih mahal dari gula dalam negeri," ujarnya.

Dia mencontohkan, untuk mendapatkan 20 cangkir teh manis, jika menggunakan gula dari Malaysia membutuhkan 2 kilogram, karena satu cangkir teh diperlukan gula dua sendok. Sedangkan jika menggunakan gula dalam negeri cukup satu kilogram, karena untuk mendapatkan teh manis, cukup satu sendok .

"Artinya bahwa gula Malaysia harganya lebih mahal dan kualitasnya lebih rendah dibandingkan dengan gula Indonesia," tutupnya.
Link Alternatif :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com



ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

No comments:

Post a Comment